Amanah Aceh Ajak Masyarakat Kembangkan Melon Golden Alisha

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) berfokus pada budidaya dan pemasaran melon golden alisha sebagai langkah untuk mendukung ekonomi masyarakat. Menurut Ketua Amanah, Syaifullah Muhammad, saat ini masyarakat yang terlibat dalam program ini tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga memperoleh bagi hasil dari melons yang mereka pelihara.

Amanah, yang diinisiasi oleh Badan Intelijen Negara (BIN) selama pelaksanaan PON di Aceh-Sumut, berlokasi di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Kabupaten Aceh Besar. Fasilitas ini bertujuan menjadi pusat kreativitas dan inovasi bagi generasi muda di Aceh, serta mendorong perkembangan ekonomi lokal dengan memproduksi barang-barang berkualitas.

Syaifullah mengungkapkan bahwa panen melon golden alisha sudah dimulai di dua dari enam rumah kaca, dengan skema penanaman yang dilakukan setiap tiga bulan. Setiap rumah kaca memiliki kapasitas berbeda, yakni satu dengan 200 bibit dan yang lainnya dengan 400 bibit. Sekali panen, omzet yang dihasilkan dapat mencapai sekitar Rp36 juta.

Hasil panen melon tersebut terjual habis, terutama kepada pengunjung lokasi. Melon ini dijual dengan harga Rp30 ribu per kilogram, dan hasil penjualannya digunakan untuk membiayai pembelian bibit serta operasional lainnya. Selain menghasilkan keuntungan, budidaya melon ini juga berfungsi sebagai media edukasi bagi pelajar di Aceh.

Meski demikian, Syaifullah menyampaikan bahwa pengembangan produk melon di Amanah masih terbatas dan tidak bisa memenuhi permintaan pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, ada rencana untuk memperluas penanaman di enam rumah kaca dan membina masyarakat sekitar agar dapat mensuplai melon ke supermarket di masa depan.

Baca Juga  Panathinaikos Menang Dramatis atas Real Betis lewat Penalti Taborda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *