Flamingballofwreckage.net – Proses pemulihan permanen akses jalan alternatif Padang-Bukittinggi melalui Malalak yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada November 2025 tetap dilanjutkan. Pemerintah memastikan bahwa pengerjaan tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) berencana untuk memulai tender untuk proyek pemulihan jalan tersebut setelah bulan Agustus 2026.
Jalan yang mengalami kerusakan sudah menjadi perhatian pemerintah, mengingat fungsinya sebagai jalur vital bagi masyarakat di kawasan tersebut. Dengan adanya pemulihan ini, diharapkan aksesibilitas antara Padang dan Bukittinggi dapat diperbaiki, sehingga mendukung pergerakan ekonomi dan mobilitas warga.
Pemerintah menyatakan komitmennya untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur di daerah yang terkena dampak bencana. Langkah ini diambil sebagai respons nyata terhadap keluhan masyarakat yang terdampak, sekaligus untuk meneruskan program pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Pekerjaan pemulihan diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat, termasuk peningkatan keselamatan dan efisiensi transportasi. Keputusan untuk melaksanakan tender itu menunjukkan langkah proaktif pemerintah dalam menanggapi kebutuhan infrastruktur yang mendesak.
Dengan segala persiapan yang matang, diharapkan tender tersebut dapat menarik banyak partisipasi dari pihak kontraktor. Pengawasan ketat juga akan dilakukan selama proses pemulihan guna memastikan bahwa proyek tersebut berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Semua pihak berharap agar pemulihan ini segera dimulai agar masyarakat dapat kembali merasakan manfaat dari akses jalan yang lebih baik.