IHSG Ditutup Menurun, Dihantam Ketidakpastian Penyelesaian AS-Iran

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan pada Selasa sore, tertekan oleh ketidakpastian terkait penyelesaian konflik antara Amerika Serikat dan Iran. IHSG ditutup melemah 34,13 poin atau 0,48 persen, mencapai level 7.072,39. Sementara itu, indeks LQ45 juga turun sebesar 4,42 poin atau 0,64 persen menjadi 682,32.

Menurut Ratna Lim, Kepala Riset Phintraco Sekuritas, mayoritas indeks di bursa Asia tutup melemah akibat kekhawatiran yang melanda pasar terkait situasi di Timur Tengah. Di tengah ketegangan ini, Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan tawaran Iran untuk membuka Selat Hormuz dengan syarat AS mencabut blokade, meskipun keputusan tersebut belum diumumkan.

Selain isu geopolitik, pelaku pasar juga menunggu hasil pertemuan The Federal Open Market Committee (FOMC) dan pernyataan dari Ketua The Fed, Jerome Powell, yang dijadwalkan berlangsung Rabu (29/4). Rilis data ekonomi AS seperti izin bangunan dan indeks harga PCE pekan ini juga menjadi fokus pasar.

Sementara itu, Bank of Japan (BoJ) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya di level 0,75 persen pada pertemuan April, di tengah kenaikan harga energi yang tertinggi sejak September 1995. BoJ menaikkan perkiraan inflasi inti untuk tahun fiskal 2026 menjadi 2,8 persen, namun menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi 0,5 persen.

IHSG memulai perdagangan dengan penguatan, namun beralih ke zona merah hingga sesi penutupan. Sebanyak 339 saham mengalami kenaikan, sementara 350 saham melemah. Dalam perdagangan hari ini, frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2.141.950 kali dengan total nilai transaksi mencapai Rp17,51 triliun.

Baca Juga 

Ritsu Doan Cetak Gol Indah, Eintracht Frankfurt Raih Kemenangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *