Menteri Bahlil Pastikan Harga LPG 3 Kg Stabil dan Stok Terjamin

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa harga LPG 3 kg yang bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan bahwa stok LPG bersubsidi saat ini berada di atas standar minimum nasional. Penegasan ini disampaikan dalam konferensi pers mengenai penemuan gas raksasa di Kalimantan Timur, yang diadakan di Kantor Kementerian ESDM di Jakarta, pada Senin.

Bahlil menjelaskan bahwa harga LPG bersubsidi tetap stabil berkat pengaturan pemerintah. Sejak penerapan program LPG 3 kg pada tahun 2007, harga tersebut tidak pernah mengalami kenaikan. “Permainan harga terjadi di tingkat distributor dan pangkalan, yang adalah bagian yang perlu kita tata agar subsidi tepat sasaran,” imbuhnya.

Pemerintah sebelumnya berencana untuk menata distribusi LPG 3 kg dengan menghapus pengecer. Namun, kebijakan ini justru menyebabkan antrean panjang di lokasi penjualan. Sebagai alternatif, Bahlil mengajak pengecer untuk mendaftar sebagai subpangkalan guna menjaga kestabilan harga dan memastikan distribusi kepada masyarakat yang berhak.

Sementara itu, kenaikan harga juga terjadi pada LPG nonsubsidi, khususnya LPG 12 kg dan 5,5 kg. Kenaikan harga ini dipicu oleh fluktuasi harga LPG di pasar internasional. Per 18 April 2026, harga LPG nonsubsidi 12 kg naik dari Rp192 ribu menjadi Rp228 ribu per tabung, dan LPG 5,5 kg naik dari Rp90 ribu menjadi Rp107 ribu per tabung. Bahlil mencatat, penurunan harga LPG di pasar global bisa berdampak pada penurunan harga di dalam negeri.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berupaya menjaga kestabilan harga energi dan memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga  Maduro Dijaga Ketat FBI Setelah Penangkapannya oleh AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *