Longsor di Bantar Gebang Setelah Hujan Deras Melanda

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Longsoran gunungan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi, mengakibatkan lima orang kehilangan nyawa pada Minggu, 8 Maret 2026. Peristiwa ini terjadi akibat hujan ekstrem yang mengguyur kawasan tersebut, menyebabkan tumpukan sampah longsor dan menutup akses jalan bagi truk pengangkut sampah serta Sungai Ciketing sepanjang 40 meter.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rasa duka cita mendalam atas tragedi ini. Ia menyatakan longsoran terjadi di zona 4A sekitar pukul 14.30, yang berfungsi sebagai jalur operasional penting bagi pengangkut sampah. Hujan lebat yang berlangsung telah memperburuk kondisi, memicu longsor yang merugikan masyarakat sekitar.

Setelah kejadian tersebut, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta segera mengaktifkan operasi tanggap darurat untuk memberikan bantuan kepada korban yang terdampak. Operasi ini melibatkan berbagai instansi, termasuk Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, dan BPBD DKI Jakarta serta Kota Bekasi. Dukungan alat berat seperti ekskavator dan ambulans juga disiapkan untuk memperlancar proses evakuasi.

Pramono menekankan pentingnya penanganan cepat dan terkoordinasi antara instansi terkait agar keselamatan petugas dan warga dapat terjamin. Tragedi ini menyoroti kerentanan infrastruktur pengelolaan sampah di tengah cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi. Pengawasan dan perbaikan sistem pengelolaan limbah diharapkan dapat mencegah insiden serupa di masa depan, menjaga keamanan serta kesehatan masyarakat.

Baca Juga  PIS Kirim Armada Energi ke Wilayah Terdampak Bencana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *