BKHIT Maluku Sukses Sertifikasi Ekspor 7.652 Ekor Kerapu Ke Hong Kong

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku berhasil mensertifikasi ekspor sebanyak 7.652 ekor ikan kerapu hidup dari Kota Tual, Maluku, ke Hong Kong. Sertifikasi ini dilakukan setelah petugas karantina melakukan pemantauan dan pemeriksaan yang ketat terhadap komoditas tersebut.

Kepala BKHIT Maluku, Willy Indra Yunan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ekspor perdana komoditas perikanan dari Kota Tual pada tahun 2026. Proses sertifikasi meliputi pengawasan dari lokasi Keramba Jaring Apung (KJA) hingga pemuatan ke kapal di Pelabuhan Tual. Pemeriksaan bertujuan untuk memastikan bahwa ikan yang akan diekspor dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat yang ditentukan oleh negara tujuan, sehingga dapat menghindari penolakan saat tiba.

Willy juga menyampaikan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk Bea dan Cukai, menggunakan sistem Single Submission Quarantine Customs (SSM QC) untuk mempercepat dan mempermudah prosedur ekspor. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keberhasilan ekspor produk perikanan dari daerah tersebut.

Dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan akan memperkuat basis ekonomi lokal melalui pengembangan sektor perikanan di Maluku. Ekspor ikan kerapu hidup ini menjadi langkah positif untuk meningkatkan nilai tambah bagi para petani ikan di Kota Tual, mendongkrak daya saing produk perikanan lokal di pasar internasional, serta memberikan peluang pasar yang lebih luas bagi hasil tangkapan laut Indonesia.

Baca Juga  Menteri PU Pastikan Semua Wilayah Terhubung Usai Bencana Sumatera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *