Sultra Kirim 50 Ton Arang Tempurung ke China oleh KDMP

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah melaksanakan ekspor perdana arang tempurung kelapa sebanyak 50 ton ke China. Kegiatan ini berlangsung di Konawe Selatan dan diinisiasi oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Awunio. Wakil Gubernur Sultra, Hugua, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Ekspor, mengungkapkan bahwa nilai ekspor ini mencapai Rp750 juta dan menjadi langkah maju dalam penguatan ekonomi kerakyatan.

Hugua menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan pasokan untuk membangun kepercayaan di pasar internasional. Ia mencatat bahwa kemampuan koperasi dalam memberikan barang secara konsisten menjadi faktor penting dalam menjalin kerjasama dengan pembeli luar negeri.

Kegiatan ekspor ini turut mencerminkan pertumbuhan positif sektor non-tambang di Sultra. Pada tahun 2024, nilai ekspor non-tambang tercatat sebesar Rp11,1 miliar, meningkat menjadi Rp16,37 miliar di tahun 2025, dan melesat menjadi Rp35 miliar hanya dalam dua bulan awal tahun 2026. Hugua mencatat kenaikan signifikan ini menunjukkan adanya potensi besar untuk diversifikasi ekonomi Sultra.

Ketua KDMP Awunio, Dadang, menambahkan bahwa keberhasilan ini memotivasi masyarakat desa untuk memanfaatkan potensi lokal dan mengolahnya menjadi komoditas siap ekspor. Dalam kesempatan yang sama, GM Pelindo Wilayah IV Kendari, Herryanto, mengumumkan bahwa Sulawesi Tenggara kini memiliki layanan kontainer ekspor yang dapat mengirim barang langsung ke luar negeri, dengan kapasitas 150 kontainer per minggu.

Ekspor ini berbagi momen bersejarah bagi Sultra, memberikan harapan baru bagi pengembangan ekonomi lokal melalui pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.

Baca Juga  Persija Jakarta Raih Kemenangan atas Madura United dengan Penalti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *