Inflasi Jelang Ramadan Capai 3,55 Persen, BI Pertahankan Bunga 4,75%

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Inflasi menjelang Ramadan diperkirakan menjadi faktor utama yang menyebabkan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan pada level 4,75%. Menurut Global Market Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto, tekanan inflasi yang meningkat bisa berlanjut hingga Maret 2026 seiring dengan faktor musiman acara keagamaan tersebut.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada Januari 2026 mencapai 3,55%, meningkat signifikan dibandingkan 2,92% pada Desember 2025. Angka ini berada di atas target yang ditetapkan oleh bank sentral, memperlihatkan adanya potensi inflasi berkelanjutan.

Myrdal menjelaskan, stabilitas suku bunga acuan diperkirakan akan bertahan hingga kuartal pertama 2026, seiring dengan meningkatnya permintaan valas akibat kebutuhan pembayaran dividen. Permasalahan ini juga diperburuk oleh lambatnya penurunan suku bunga kredit untuk sektor perbankan, yang akan mempengaruhi laju kredit di masa mendatang.

Di sisi lain, Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman menyatakan bahwa inflasi yang tinggi saat ini bersifat sementara dan diharapkan tetap terjaga di bawah 3% sepanjang tahun. Kenaikan ini, menurutnya, adalah dampak dari pemberian diskon tarif listrik pada tahun sebelumnya.

Mengenai pasokan pangan, pihak bank sentral menilai situasi masih berada dalam keadaan aman. Beberapa komoditas hortikultura tengah memasuki masa panen, yang dipantau secara berkala oleh Bank Indonesia. Ke depan, bank ini juga berencana memperkuat koordinasi dengan pemerintah dalam pengendalian inflasi, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Dengan berbagai langkah yang diambil, harapannya adalah inflasi segera menurun dan penyaluran kredit perbankan meningkat, yang pada gilirannya dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat tahun ini.

Baca Juga  Vitor Reis Gagalkan Kemenangan Getafe Lawan Girona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *