17 February 2026 – Memasuki tahun kuda 2026, perbincangan tentang makna simbolik dan pengaruhnya dalam kehidupan sosial kembali mengemuka. Dalam kalender Tionghoa, kuda dikenal sebagai lambang energi, keberanian, dan semangat bergerak maju. Pergantian tahun ini bertepatan dengan perayaan Imlek yang dirayakan secara luas oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia.
Secara budaya, shio kuda identik dengan karakter dinamis dan pekerja keras. Banyak pelaku usaha memaknai momentum ini sebagai waktu yang tepat untuk melakukan ekspansi atau memulai langkah baru. Di sejumlah pusat perbelanjaan dan kawasan pecinan, dekorasi bernuansa merah dan emas mulai terlihat sejak awal pekan, menandai antusiasme menyambut pergantian siklus tersebut.
Pengamat budaya Tionghoa menilai, kepercayaan terhadap shio bukan sekadar ramalan, melainkan refleksi nilai tradisi yang diwariskan turun-temurun. Simbol kuda kerap diasosiasikan dengan keberanian mengambil peluang serta ketangguhan menghadapi tantangan. Nilai-nilai ini dinilai relevan dalam konteks ekonomi yang masih menghadapi ketidakpastian global.
Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati sentimen musiman yang kerap muncul menjelang Imlek. Aktivitas konsumsi biasanya meningkat, terutama pada sektor ritel, makanan, dan pariwisata. Fenomena tersebut menjadi indikator optimisme masyarakat dalam menyongsong fase baru.
Tahun kuda 2026 pun diharapkan membawa semangat pembaruan. Meski bersifat simbolik, momentum pergantian tahun dalam kalender Tionghoa tetap menjadi pengingat pentingnya kerja keras, keberanian, dan adaptasi dalam menghadapi perubahan zaman.