Tembok Tinggi 5 Meter di SMP Negeri 182 Ambruk Secara Mendadak

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Tembok pembatas SMPN 182 di Kalibata, Jakarta Selatan, roboh sepanjang 65 meter pada Minggu (15/2) siang, menyebabkan kepanikan di sekitar area sekolah. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 11.22 WIB ini terekam oleh kamera pengawas, menunjukkan runtuhnya struktur beton setinggi 5,3 meter secara mendadak.

Isnawa Adji, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, menjelaskan bahwa material bangunan jatuh ke arah sekolah, tepatnya mengenai area halaman parkir. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. “Material ambruk ke lingkungan SMP Negeri 182 dan mengenai area parkir, beruntung tidak ada korban,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (16/2).

BPBD menduga penyebab keruntuhan bukan sekadar faktor usia bangunan. Menurut Isnawa, kondisi tanah yang menjadi tumpuan tembok juga berkontribusi. “Struktur tanah di lokasi merupakan tanah urukan yang labil, sehingga tidak mampu menahan beban tembok yang besar,” jelasnya.

Keruntuhan ini tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik, tetapi juga menyebabkan reruntuhan menutup sebagian area parkir dan menyumbat saluran air di sekitar lokasi. Hal ini berisiko menimbulkan genangan air jika hujan deras turun, mengingat drainase menjadi tidak berfungsi.

Sejak Senin pagi, petugas dari berbagai instansi telah dikerahkan untuk membersihkan material yang runtuh. Tim yang terlibat mencakup BPBD DKI, Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, PPSU Kelurahan Kalibata, serta pihak kepolisian setempat. Hingga kini, BPBD masih melakukan pendataan kerugian yang ditimbulkan akibat insiden ini.

Baca Juga  Pengamat: Timnas Indonesia Menunjukkan Penampilan Baik Meski Kalah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *