Flamingballofwreckage.net – Puasa Nisfu Syaban merupakan ibadah yang dilakukan pada tanggal 15 Syaban, yang diperkirakan jatuh pada 3 Februari 2026. Meskipun banyak yang mempertanyakan hukumnya, puasa ini berlandaskan pada ritual yang ditetapkan dalam tradisi Islam. Bulan Syaban sendiri dianggap istimewa karena merupakan waktu di mana Rasulullah SAW sering menjalankan puasa dan meningkatkan ibadah.
Puasa ini hanya dilaksanakan pada satu hari, yaitu pada malam dan siang Nisfu Syaban. Banyak umat Islam mencari tahu tujuan dan legalitas dari puasa sunnah ini dalam konteks ajaran Rasulullah. Namun, riwayat yang mendasari puasa Nisfu Syaban dikategorikan lemah. Dalam analisis yang dilakukan oleh Dwi Aprinita Lestari, disebutkan bahwa berbagai hadis yang menyebutkan keutamaan malam dan puasa hari tersebut tidak dapat dijadikan pegangan yang kuat.
Salah satu hadis yang sering dirujuk adalah dari Ali bin Abu Thalib, yang menjelaskan bahwa pada malam Nisfu Syaban, Allah SWT mengampuni dosa-dosa orang yang meminta ampun. Meskipun demikian, para ulama sepakat bahwa hadis ini lemah, terutama karena melibatkan perawi bernama Ibnu Abi Sabrah, yang dipandang meragukan keandalannya.
Walaupun demikian, beberapa ulama tetap memperbolehkan pelaksanaan puasa ini berdasarkan hadis lain yang dinilai sahih. Masyarakat diharapkan untuk memahami konteks dan sejarah puasa Nisfu Syaban ini secara menyeluruh, serta mengambil keputusan berdasarkan pengetahuan yang baik mengenai sumber ajaran Islam. Penetapan hukum dalam agama memerlukan kajian mendalam agar praktik ibadah dapat dilakukan dengan benar dan sesuai dengan ajaran Nabi.