Transjakarta Temukan Ribuan Barang Tertinggal di 2025

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) telah mencatat pengelolaan barang tertinggal yang signifikan selama tahun 2025, dengan total mencapai 6.793 barang. Data ini mencerminkan upaya perusahaan dalam memperkuat layanan pelanggan melalui sistem lost and found yang efisien. Dari jumlah tersebut, 1.802 barang berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi, menjelaskan bahwa proses pengembalian barang dilakukan dengan prosedur verifikasi yang ketat. Hal ini bertujuan untuk menjaga transparansi dan memastikan setiap barang diterima oleh pemilik yang sah.

Temuan barang tertinggi tercatat di BRT Koridor 1 (Blok M – Kota) dan Halte Integrasi CSW, yang merupakan titik mobilisasi penting di Jakarta dengan kepadatan penumpang yang tinggi. Sistem pengelolaan barang ini sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang diterapkan oleh Transjakarta.

Transjakarta juga memberlakukan aturan masa simpan barang selama 90 hari kerja. Jika barang tidak diambil dalam periode tersebut, langkah selanjutnya akan dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Barang yang tidak terambil dapat dihancurkan atau dihibahkan untuk kepentingan sosial, merupakan bagian dari inisiatif Environmental, Social, and Governance (ESG).

Perusahaan mengimbau penumpang yang kehilangan barang untuk segera melapor kepada petugas atau menghubungi Customer Care. Dengan langkah ini, Transjakarta berkomitmen untuk melakukan pengelolaan barang tertinggal secara sistematis dan berbasis prosedur, memastikan perlindungan hak penumpang tetap terjaga. Tjahyadi menekankan bahwa usaha ini merupakan bagian dari komitmen mereka dalam memberikan layanan yang lebih baik dan aman bagi masyarakat.

Baca Juga  Kementerian ESDM Dukung Pembangunan Kilang Minyak Baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *