IHSG Menguat Menutup Perdagangan di Level 8.646,94

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penguatan pada akhir 2025, bertepatan dengan hari terakhir perdagangan saham pada Selasa (30/12). IHSG ditutup naik 2,68 poin atau 0,03 persen, mencapai level 8.646,94. Namun, indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan justru mengalami penurunan sebanyak 5,47 poin atau 0,64 persen ke posisi 846,57.

Analis Pasar Modal Indonesia, Reydi Octa, menyampaikan bahwa penguatan IHSG didorong oleh tren pemangkasan suku bunga baik secara global maupun domestik. Hal ini meningkatkan keinginan investor untuk memasuki pasar berkembang. Kinerja perusahaan terdaftar, khususnya emiten besar, juga menjadi faktor pendukung utama bagi IHSG. Reydi menambahkan bahwa aktivitas “window dressing” menjelang akhir tahun turut meningkatkan volume transaksi.

Sementara itu, untuk tahun 2026, para investor akan lebih memperhatikan arah suku bunga, isu geopolitik, serta pertumbuhan ekonomi domestik dan global. Kinerja emiten besar dan arus masuk investasi asing juga akan menjadi penentu bagi arah IHSG.

IHSG dibuka dalam posisi negatif hingga penutupan sesi pertama, namun berhasil menguat pada sesi kedua hingga penutupan. Indeks sektoral IDX-IC menunjukkan bahwa tujuh sektor mengalami kenaikan, dengan sektor infrastruktur memimpin dengan kenaikan 2,30 persen, diikuti sektor barang konsumen non-primer dan sektor industri masing-masing naik 2,12 dan 0,71 persen. Di sisi lain, sektor kesehatan mengalami penurunan terdalam, terjun 1,81 persen.

Volume perdagangan tercatat mencapai 2.607.631 transaksi, dengan 39,54 miliar lembar saham diperdagangkan senilai Rp20,61 triliun. Dari total saham, 346 mengalami kenaikan, sementara 317 saham menurun, dan 146 lainnya stagnan. Bursa saham regional Asia memperlihatkan pergerakan mixed, dengan Indeks Nikkei dan Shanghai melemah, sementara indeks Hang Seng dan Straits Times mengalami penguatan.

Baca Juga  Amran Utamakan Penindakan Produsen Pelanggar HET Bukan Pedagang Kecil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *