Flamingballofwreckage.net – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan pentingnya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sebagai acuan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), termasuk di sektor pertahanan dan keamanan maritim. Dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu, Wamenaker menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi tidak hanya merupakan prosedur administratif, tetapi juga bagian dari sistem penjaminan mutu nasional. Hal ini bertujuan untuk memastikan tenaga kerja memiliki keterampilan yang terukur dan sesuai dengan tuntutan organisasi modern.
Afriansyah menekankan bahwa peningkatan kualitas sertifikasi sangat penting untuk menyiapkan SDM maritim yang kompeten, terutama di tengah dinamika geopolitik global dan perkembangan teknologi yang cepat. Ia menyebutkan bahwa personel TNI, khususnya TNI Angkatan Laut, harus memiliki kompetensi yang relevan dan disiplin tinggi untuk menghadapi berbagai tantangan baru yang ada.
Dengan posisinya sebagai negara kepulauan terbesar, Indonesia memiliki wilayah maritim yang strategis untuk pertahanan negara serta aktivitas ekonomi dan perdagangan internasional. “Ruang maritim Indonesia merupakan aspek vital yang harus dijaga. Oleh karena itu, diperlukan sistem pertahanan maritim yang kuat dan adaptif terhadap kemajuan teknologi,” tambahnya.
Wamenaker juga memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara TNI Angkatan Laut dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TNI AL dalam memperkuat sistem sertifikasi berbasis standar profesi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan lembaga sertifikasi untuk menciptakan SDM yang mampu bersaing di tingkat global, dengan harapan menuju visi Indonesia Emas.
![Wamenaker Tegaskan SKKNI Kuatkan Kualitas SDM Maritim | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/05/d466fad8-34c9-4144-b235-8602363e1257.jpeg)