Flamingballofwreckage.net – Tim mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI) telah berhasil meraih posisi sebagai Global Ambassador dalam program Samsung Solve for Tomorrow Global. Prestasi ini diperoleh berkat inovasi mereka, kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dinamakan RunSight.
Tim yang terdiri dari empat mahasiswa, yaitu Anthony Edbert Feriyanto, Kaindra Rizq Sachio, Muhammed Fazil Tirtana, dan Ariq Maulana Malki Ibrahim, dibimbing oleh dosen Vektor Dewanto. RunSight terpilih sebagai salah satu solusi global dalam kategori Sport & Tech, menjadikannya sebagai wakil Indonesia pertama yang mencapai gelar tersebut dalam program yang bergengsi ini. Selain pengakuan global, mereka juga mendapatkan dukungan pendanaan serta program mentoring eksklusif selama dua tahun dari Samsung.
Dalam sebuah pernyataan, Ariq mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian ini. Ia menilai bahwa keberhasilan ini merupakan bukti bahwa inovasi anak bangsa bisa bersaing di tingkat internasional. “Rasa bangga yang luar biasa. Semua proses panjang, riset, dan diskusi tak kenal lelah akhirnya terbayar,” ujarnya.
RunSight lahir dari observasi tim terhadap tantangan yang dihadapi penyandang gangguan penglihatan, terutama saat berlari. Menurut Anthony, ide ini bersumber dari pertemuan dua masalah yang dihadapi penyandang disabilitas visual yang ingin berlari namun sering terhambat oleh ketidakpastian dan risiko kecelakaan. Banyak di antara mereka yang harus menunggu panduan dari pelari lain, sementara alat bantu yang ada saat ini dianggap kurang aman untuk berlari.
Inovasi ini tidak hanya berpotensi meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas, tetapi juga menunjukkan kemampuan dan kreativitas mahasiswa Indonesia di dunia teknologi global.
![Tim Mahasiswa UI Menangkan Global Ambassador Samsung dengan Kacamata Pintar | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/03/keren-4-mahasiswa-ui-terpilih-jadi-global-ambassador-samsung-zqh.jpg)