Site icon flamingballofwreckage

Stabilitas Harga Pangan Lebaran dan Ekspor Listrik Bersih Kemarin

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Pemerintah Indonesia melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggarisbawahi pentingnya program intervensi pangan untuk menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran. Dalam keterangan yang disampaikan pada Minggu, 15 Maret 2026, Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menekankan bahwa upaya ini akan berlangsung hingga Idul Fitri 1447 Hijriah, guna memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Selain isu pangan, kerjasama bilateral antara Indonesia dan Jepang juga menjadi sorotan. Pada hari yang sama, kedua negara menandatangani Memorandum of Cooperation (MoC) yang mencakup bidang mineral kritis dan energi nuklir dalam acara Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum (IPEM) di Tokyo. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat sistem energi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan bahwa pemudik dari Jawa ke Sumatera mulai bergerak dari H-8 menjelang Lebaran. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mencatat peningkatan mobilitas masyarakat yang ingin menyeberang dari Jawa ke Sumatera, yang menunjukkan dinamika pemindahan penduduk menjelang hari raya.

Sementara itu, realisasi investasi di 25 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sepanjang tahun 2025 mencapai Rp82,6 triliun, setara 98 persen dari target yang ditetapkan, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 88.541 orang. Terakhir, Indonesia dan Singapura sedang mematangkan rencana ekspor listrik bersih, dengan Kepulauan Riau diproyeksikan menjadi pusat industri teknologi berkelanjutan.

Langkah-langkah ini menunjukkan upaya pemerintah untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat serta menarik investasi dalam sektor energi dan ekonomi.

Exit mobile version