Site icon flamingballofwreckage

Serikat Pekerja BPD Menolak Pemindahan Payroll ASN Karena Dampak Negatif

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Federasi Serikat Pekerja Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FSP BPD SI) menolak rencana pemindahan payroll Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Penolakan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI di Gedung Rakyat, Jakarta, pada Kamis, 3 September 2026.

FSP BPD SI mengingatkan bahwa kebijakan pemindahan ini bukan hanya isu bisnis, melainkan berpotensi mengganggu likuiditas BPD. Hal ini dapat berdampak pada penyaluran kredit kepada masyarakat serta mengurangi lapangan kerja di daerah. Dalam pertemuan tersebut, presidennya, Alexandra, menjelaskan bahwa dana payroll ASN selama ini menjadi sumber dana murah dan stabil. Dana ini mendukung peran BPD dalam mendanai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Alexandra menambahkan, jika pemindahan payroll ASN dilakukan secara masif, dapat terjadi tekanan pada likuiditas BPD yang berujung pada peningkatan biaya dana. Akibatnya, kemampuan BPD untuk menyalurkan kredit akan menurun, yang berdampak luas pada perekonomian daerah dan penyerap tenaga kerja.

FSP BPD SI juga mengusulkan peninjauan kembali rencana tersebut bukan sekadar untuk kepentingan bank, tetapi untuk melindungi perekonomian daerah dan menjaga kesejahteraan masyarakat. Selain itu, mereka meminta perlindungan hukum bagi pekerja BPD dalam menangani kredit bermasalah agar tidak dibebani tanggung jawab pribadi atas risiko yang dihadapi.

Dengan demikian, aspirasi dan rekomendasi dari FSP BPD SI diharapkan dapat menjadi pertimbangan penting dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan yang berdampak pada perekonomian lokal.

Exit mobile version