Site icon flamingballofwreckage

Saudi Aramco Jual 4 Juta Barel Minyak ke China Lewat Fujairah

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Saudi Aramco telah melakukan penjualan minimal 4 juta barel minyak mentah kepada dua perusahaan pengolahan minyak di China. Pengiriman ini dilakukan melalui proses transfer antarkapal di lepas pantai Fujairah, Uni Emirat Arab, dengan tujuan menghindari Selat Hormuz yang dikenal memiliki risiko keamanan tinggi. Langkah ini diambil untuk menjaga pangsa pasar di kawasan Asia, terutama di tengah ketidakstabilan jalur pelayaran di Teluk.

Transaksi yang berlangsung pada 19 Maret 2026 tersebut melibatkan jenis minyak arab Medium dan Arab Heavy. Melalui upaya ini, Saudi Aramco menekankan pentingnya menjamin pasokan minyak kepada konsumen Asia tanpa harus bergantung sepenuhnya pada Selat Hormuz. Di tengah situasi yang memunculkan tantangan tersebut, Saudi Aramco menunjukkan komitmennya untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi ke Asia.

Strategi ini juga sejalan dengan tindakan yang diambil oleh Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), yang telah berhasil menjual lebih dari 100 juta barel minyak melalui rute alternatif dengan memanfaatkan terminal di luar Selat Hormuz. Selain itu, Saudi Aramco juga mengalihkan sebagian pengiriman minyak Arab Light melalui Pelabuhan Yanbu di Laut Merah dan menawarkan kargo dari Pelabuhan Sidi Kerir di Laut Mediterania, Mesir.

Data dari pelacak kapal Kpler menunjukkan bahwa sekitar 670.000 barel minyak mentah dari Timur Tengah kini dijadwalkan untuk dimuat dari Sidi Kerir menuju Asia pada bulan Agustus. Volume ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan periode sebelumnya, meskipun minat dari pembeli Asia masih tercatat terbatas. Langkah-langkah ini menjadi penting bagi Saudi Aramco dan pemain industri minyak lainnya untuk mempertahankan keberlanjutan dalam pasokan di tengah volatilitas pasar global.

Exit mobile version