Flamingballofwreckage.net – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Lapangan Den Sakti, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (21/2/2026). Dalam acara tersebut, Dedi menyoroti berbagai isu pembangunan, termasuk normalisasi sungai dan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini.
Dedi menekankan pentingnya transparansi dalam proyek infrastruktur, terutama terkait dengan normalisasi sungai, yang terkadang menemui penolakan dari masyarakat karena lahan bantaran sungai telah dikuasai. “Banjir tak terhindarkan jika tanah resapan diubah menjadi perumahan,” ujar Dedi. Ia juga mengkritik praktik alih fungsi lahan yang menyebabkan banjir berulang, mencatat bahwa sawah dan danau banyak yang dikubur untuk pembangunan.
Di sela acara, Dedi meminta Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja untuk memberikan penjelasan mengenai alokasi anggaran daerah. Asep menjelaskan bahwa APBD Kabupaten Bekasi tahun ini mencapai Rp7,7 triliun, dengan Rp1,2 triliun dialokasikan khusus untuk pembangunan jalan. Dedi mempertanyakan angka tersebut tetapi berharap pengalokasian anggaran dapat memanfaatkan dana tersebut secara optimal.
Data dari Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) mencatat bahwa hingga 21 Februari 2026, realisasi pendapatan baru mencapai Rp352,68 miliar atau 4,84 persen dari total pendapatan yang diprediksi. Total belanja daerah mencapai Rp7,703 triliun dengan belanja pegawai sebagai komponen terbesar.
Dedi menutup acara dengan harapan agar pemerintah daerah fokus dalam melayani masyarakat, mengingat kebutuhan infrastruktur yang mendesak dan pentingnya penanganan masalah banjir di Kabupaten Bekasi.
![Safari Ramadan, KDM Lakukan Audit Terbuka APBD Bekasi | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/02/id12824.jpg)