Site icon flamingballofwreckage

Prancis Pertimbangkan Keluar dari NATO Karena Tindakan Trump

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Prancis sedang mempertimbangkan untuk menarik diri dari NATO, sebuah langkah yang disampaikan oleh Clemence Guette, Wakil Ketua Majelis Nasional dari partai sayap kiri La France Insoumise. Pada Kamis, 8 Januari, Guette mengajukan resolusi di media sosial yang menyoroti semakin mendesaknya isu ini, mengingat ketegangan yang meningkat akibat kebijakan Amerika Serikat.

Guette mengkritik keterlibatan AS, terutama terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, serta rencana untuk mengintegrasikan Greenland ke dalam wilayah AS. Dia juga mengecam dukungan AS kepada Israel dalam konflik terbaru di Jalur Gaza. Isu ini muncul setelah AS melancarkan serangan besar-besaran di Venezuela pada 3 Januari, yang mengakibatkan penangkapan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, yang kemudian dibawa ke New York.

Reaksi Venezuela terhadap serangan tersebut termasuk permintaan pertemuan darurat di PBB. Sementara itu, Mahkamah Agung Venezuela memberikan tugas kepemimpinan sementara kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez, yang dilantik pada 5 Januari. Penangkapan Maduro dilakukan di tengah dugaan keterlibatan dalam “narkoterorisme” yang dianggap sebagai ancaman bagi keamanan AS.

Presiden AS, Donald Trump, pada beberapa kesempatan, juga menekankan pentingnya Greenland bagi pertahanan nasional, yang mengundang kritik global. Mantan Perdana Menteri Greenland menegaskan bahwa pulau tersebut tidak untuk dijual, sedangkan pemerintah Denmark mengingatkan AS agar menghormati integritas teritorialnya.

Konflik ini mencerminkan ketegangan yang terus melanda hubungan internasional dan memicu diskusi mendalam mengenai masa depan aliansi geopolitik, terutama bagi Prancis yang kini mempertimbangkan langkah drastis ini.

Exit mobile version