Flamingballofwreckage.net – Penjualan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia melalui platform e-commerce TikTok mengalami lonjakan signifikan selama bulan Ramadhan. Menurut keterangan resmi Communications Senior Lead TikTok Shop Indonesia, Antonia Adega, saat awal Ramadhan 2026, fitur live shopping telah menarik lebih dari 3,4 juta penonton. Produk-produk terlaris selama periode ini mencakup gamis, mukena, kopi, ponsel, dan kemeja.
Antonia menambahkan bahwa sinergi antara penjual, afiliat, serta kampanye yang dihadirkan platform, berperan penting dalam meningkatkan penjualan. TikTok berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi guna menghadirkan inovasi yang mendukung pelaku usaha lokal dalam memasarkan produk mereka secara efisien.
Edwin Lengkei, Communications Lead TikTok Indonesia, menjelaskan bahwa bulan Ramadhan merupakan waktu yang istimewa bagi komunitas TikTok. Tahun lalu, lebih dari 21,9 juta video diposting selama bulan puasa, mencerminkan tingginya partisipasi pengguna. Dukungan komunitas dan kemudahan dalam menemukan produk di platform ini dapat membantu UMKM untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.
Salah satu pelaku usaha di bidang fesyen, Nila Wulandari, menyatakan bahwa transaksi pada Ramadhan tahun ini mencapai peningkatan 100 persen dibandingkan hari biasa. Dia menegaskan bahwa TikTok dan Tokopedia memudahkan mereka dalam menjangkau pelanggan melalui konten kreatif.
Sementara Deby Lianti, pendiri Gwenza, melaporkan peningkatan transaksi hingga tujuh kali lipat selama Ramadhan melalui strategi pemasaran digital dan peluncuran koleksi terbaru yang dilakukan lewat live streaming. Para pelaku UMKM menunjukkan adaptasi yang baik terhadap perubahan pasar, menandakan peluang pertumbuhan yang besar pada era digital ini.
![Peningkatan Penjualan UMKM di E-Commerce Selama Ramadhan | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/03/ramadanseru.jpg)