Site icon flamingballofwreckage

Pengguna Masih Gunakan Windows 10, Kenali Risiko dan Solusinya

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Meskipun dukungan resmi Microsoft untuk Windows 10 telah berakhir pada Oktober tahun lalu, sistem operasi ini masih digunakan oleh sekitar 42,7% pengguna komputer di seluruh dunia. Data dari StatCounter menunjukkan bahwa Windows 11 kini melampaui dengan angka 53,7%. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengapa banyak pengguna memilih untuk tidak berpindah ke sistem operasi terbaru tersebut.

Beberapa alasan yang mendorong pengguna untuk tetap bertahan dengan Windows 10 antara lain ketidakcocokan perangkat keras, meningkatnya harga komponen, dan kebijakan tarif yang membuat biaya laptop baru menjadi tinggi. Namun, keputusan untuk tetap menggunakan Windows 10 membawa risiko signifikan terkait keamanan, karena tidak adanya pembaruan patch oleh Microsoft dapat membiarkan celah keamanan terbuka bagi peretas.

Saat ini, pengguna menghadapi masalah fungsional, di mana berbagai perangkat dan aplikasi canggih mengharuskan penggunaan Windows 11. Tanpa pembaruan driver, Windows 10 berpotensi menjadi sistem yang terisolasi. Untuk membantu pengguna yang belum siap melakukan upgrade, Microsoft menawarkan program Extended Security Updates (ESU) yang memberikan pembaruan keamanan tambahan hingga 13 Oktober 2026.

Pengguna dapat mengakses program ini dengan membayar biaya atau menggunakan poin Microsoft Rewards, serta mematuhi syarat administratif tertentu. Namun, penting untuk dicatat bahwa perlindungan ini hanya tersedia untuk satu tahun bagi pengguna rumahan.

Pengguna Windows 10 disarankan untuk mengambil langkah proaktif dalam melindungi komputer mereka, seperti menggunakan antivirus pihak ketiga, mengaktifkan firewall dan VPN, serta tetap menggunakan Microsoft Defender, yang akan diperbarui hingga Oktober 2028. Dengan demikian, meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan aplikasi dan memperbarui perangkat lunak perlindungan menjadi kunci untuk menjaga keamanan Windows 10 di masa mendatang.

Exit mobile version