Flamingballofwreckage.net – Pengguna LRT Jabodebek mengalami lonjakan signifikan, mencapai 7.754.946 orang pada triwulan pertama 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencatat 6.351.283 penumpang. Radhitya Mardika, manajer humas LRT Jabodebek, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah penumpang ini mencerminkan perubahan pola mobilitas masyarakat perkotaan ke arah transportasi publik yang lebih efisien dan terintegrasi.
Pada hari kerja, rata-rata pengguna LRT mencapai 113.898 orang per hari, meningkat 27 persen dari tahun sebelumnya, sedangkan pada akhir pekan, jumlah penumpang rata-rata mencapai 42.829 orang, naik 19 persen. Rincian lebih lanjut menunjukkan pada bulan Januari, LRT Jabodebek melayani 2.714.594 pengguna, diikuti Februari dengan 2.530.000, dan Maret dengan 2.510.352 pengguna.
Terdapat lima stasiun yang paling banyak digunakan, yaitu Dukuh Atas, Harjamukti, Pancoran, Kuningan, dan Cikoko. Stasiun Dukuh Atas berfungsi sebagai sambungan penting bagi moda transportasi lain seperti KRL, KA Bandara, MRT, dan TransJakarta. Sementara itu, stasiun Cikoko juga terintegrasi dengan KRL dan TransJakarta, menjadikannya penting untuk mobilitas antarmoda.
KAI menyampaikan terima kasih kepada pengguna LRT Jabodebek dan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan. Keberadaan LRT Jabodebek diharapkan dapat mendorong pertumbuhan penggunaan transportasi publik yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa mendatang, mendukung mobilitas masyarakat perkotaan dengan layanan yang handal dan terintegrasi.
![Pengguna LRT Jabodebek Naik 22 Persen di Kuartal I 2026 | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/04/DSC06563.jpg)