Flamingballofwreckage.net – Pemerintah Republik Indonesia menargetkan untuk menghentikan impor garam pada akhir tahun 2027 sebagai bagian dari upaya untuk mencapai swasembada pangan. Langkah ini diharapkan dapat mengakhiri ketergantungan Indonesia terhadap garam impor yang telah berlangsung selama hampir delapan dekade.
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, menekankan bahwa swasembada garam termasuk dalam prioritas utama bagi ketahanan pangan nasional. Dalam pernyataannya, Hasan menjelaskan, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan produksi garam dalam negeri guna mencapai tujuan tersebut.
Target penghentian impor garam ini sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan menciptakan kemandirian di sektor pangan. Pemerintah berupaya untuk mendorong para petani garam di berbagai daerah, termasuk Sidoarjo di Jawa Timur, untuk meningkatkan produksi dan kualitas garam yang dihasilkan.
Kegiatan panen garam di Desa Tambak Cemandi, Sidoarjo, menjadi salah satu contoh upaya tersebut. Di sana, para petani telah mulai memfokuskan diri pada produksi garam yang lebih berkualitas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada dukungan dan kolaborasi antara pemerintah serta para petani.
Dengan melihat pentingnya swasembada garam bagi ketahanan pangan, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem pertanian yang lebih tangguh dan mandiri. Dengan target yang jelas, Indonesia berambisi untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga berpotensi menjadi pengekspor garam di masa mendatang, mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan perekonomian lokal.
![Pemerintah RI Rencanakan Hentikan Impor Garam 2027 | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/08/CjkinzN000023_20260731_CBMFN0A002.jpg)