Flamingballofwreckage.net – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo mengintensifkan kemitraan dengan petani sawit rakyat untuk meningkatkan pasokan tandan buah segar (TBS) dan mempercepat peremajaan perkebunan. Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, menegaskan bahwa keterlibatan petani sawit rakyat sangat penting dalam memperkuat daya saing industri kelapa sawit nasional.
Saat ini, perkebunan milik PTPN IV hanya mencakup sekitar lima persen dari total lahan perkebunan sawit di Indonesia, sementara perkebunan swasta dan rakyat masing-masing menyumbang 53 persen dan 42 persen. Kerja sama dengan petani sawit diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan bahan baku dan memberi akses pada pendampingan serta pemasaran hasil panen.
Pertemuan Gathering Petani Mitra yang diadakan di Bandung, Jawa Barat, pada pertengahan Oktober 2026, menjadi forum untuk membahas penguatan kemitraan ini. Sori P Ritonga, Pelaksana Tugas Region Head PTPN IV Regional III, merujuk pada kemitraan yang sudah ada sejak tahun 1980-an di Riau, di mana kemitraan saat ini mengelola lebih dari 56.000 hektare kebun masyarakat.
Perusahaan menerapkan sistem manajemen tunggal untuk mendukung petani dalam hal pengelolaan kebun, teknik budi daya, dan pemasaran hasil. Sebagai contoh, Koperasi Unit Desa (KUD) Tunas Muda menunjukkan produktivitas TBS sebesar 21,3 ton per hektare, memperlihatkan peningkatan signifikan setelah mengikuti Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).
Hingga Oktober 2026, 3.100 hektare kebun petani mitra telah menerima rekomendasi teknis PSR, dengan target pengelolaan lahan plasma mencapai 22.000 hektare di 2027-2028. Dengan proyeksi produktivitas kebun mencapai 24,5 ton per hektare pada 2026, PTPN IV memperkirakan dapat membeli satu juta ton TBS dari petani mitra, sebagai upaya untuk menyokong proyeksi laba perusahaan sebesar Rp3,1 triliun di tahun yang sama.
![PalmCo Tingkatkan Kerja Sama dengan Petani Sawit untuk TBS | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/10/1000213223.jpg)