Flamingballofwreckage.net – Kebijakan kembali ke kantor atau return to office (RTO) pascapandemi menjadi topik hangat hingga 2026. Meskipun sejumlah perusahaan besar menetapkan kebijakan ini, data menunjukkan bahwa banyak pekerja dan perusahaan masih memilih fleksibilitas dalam bekerja. Menurut analisis terbaru, hanya 27% perusahaan di Amerika Serikat yang mengadopsi model kerja sepenuhnya tatap muka. Tren serupa diperkirakan terjadi di Indonesia, di mana kerja hibrid semakin populer di kalangan pekerja dan wirausaha.
Fleksibilitas pekerjaan menjadi sangat relevan, terutama di era digital. Oleh karena itu, ketersediaan fasilitas internet yang memadai di rumah menjadi kebutuhan utama. Dalam menjawab tuntutan ini, beberapa pengembang perumahan mulai menawarkan paket penjualan rumah yang disertai koneksi internet. Di Mustika Park Place, Bekasi, misalnya, rumah dengan luas 60 m² dibanderol mulai dari Rp400 juta. Paket internet yang tersedia juga bervariasi, mulai dari Rp169 ribu dengan kecepatan 20 Mbps yang dapat digunakan hingga 5 perangkat secara bersamaan.
Dedy Handoko, Commerce Director PT Cyberindo Aditama, menjelaskan bahwa koneksi internet yang ditawarkan merupakan layanan berbasis fiberoptik. Kolaborasi antara CBN dan Mustikaland ini mencakup penghuni perumahan serta area komersial seluas 28 hektare. Infrastruktur digital di proyek ini telah mencapai 85% dengan 2.000 unit siap terhubung.
Untuk meningkatkan layanan, FiberStar juga menerapkan teknologi manajemen jaringan guna memonitor kualitas jaringan. CEO Mustikaland Development, David Sudjana, menegaskan bahwa mereka menyasar para pengguna kelas menengah yang membutuhkan akses internet untuk berbagai kebutuhan, dari bekerja dari rumah hingga hiburan.
![Paket Internet Hemat 20 Mbps Hanya Rp169 Ribu, Ideal untuk 5 Gadget | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/02/1771059806_b064253e0408d056a6e2.jpeg)