Flamingballofwreckage.net – Realisasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) hingga 31 Agustus 2026 mencapai Rp69 triliun, atau sekitar 52,14 persen dari total pagu anggaran yang sebesar Rp132,38 triliun. Dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI di Jakarta, Menteri PU Dody Hanggodo menekankan bahwa selain penyerapan anggaran, fokus utama kementeriannya adalah pada mutu, ketepatan waktu, dan akuntabilitas.
Dody merinci bahwa untuk program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) dan jembatan gantung, realisasi keuangan mencapai Rp2,89 triliun, yang merupakan 52,77 persen dari alokasi anggaran Rp5,48 triliun. Progres fisik dalam program ini mencapai 49,72 persen. Penyaluran bantuan di bidang Cipta Karya baru dimulai setelah persiapan kepada masyarakat berlangsung.
Ia menjelaskan bahwa terkait progres keuangan yang lebih tinggi dari progres fisik, hal ini disebabkan oleh mekanisme program IBM yang memberikan dana terlebih dahulu kepada kelompok pengelola masyarakat sebelum pelaksanaan fisik dilakukan. Pembayaran lanjutan dilakukan sesuai dengan tahap pelaksanaan proyek di lapangan.
Menteri Dody juga memaparkan bahwa anggaran tahun ini difokuskan pada penguatan irigasi pertanian dan konektivitas wilayah sebagai pilar ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi. Kementerian PU berkomitmen untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan infrastruktur jalan dan jembatan agar memudahkan distribusi hasil pertanian serta logistik nasional.
Dengan langkah ini, diharapkan pencapaian infrastruktur dapat berkontribusi signifikan terhadap produktivitas lahan dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, menjaga kelancaran konektivitas antar wilayah di Indonesia.
![Menteri PU: Anggaran 2026 Tercapai Rp69 Triliun hingga Agustus | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-02-at-15.12.57_1.jpeg)