Site icon flamingballofwreckage

Mendag Dukung Kriya Lokal Berinovasi dengan Teknologi

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Menteri Perdagangan Indonesia, Budi Santoso, mengajak pelaku usaha kriya untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam produk mereka guna meningkatkan daya saing di pasar global. Seruan ini disampaikan dalam acara pembukaan The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) di Jakarta pada Rabu, di tengah tantangan pergeseran geopolitik dan transisi menuju ekonomi hijau.

Menurut Budi, pergeseran tersebut menuntut pelaku usaha untuk beradaptasi dengan menciptakan produk kriya yang tidak hanya mengandalkan narasi tradisional tetapi juga inovasi dan keberlanjutan. “Internasionalisasi produk kriya Indonesia harus melibatkan modernisasi pemikiran dan digitalisasi hasil produksi,” ungkapnya.

Budi menambahkan, kekuatan produk kriya Indonesia terletak pada kemampuan menggabungkan budaya Nusantara dengan teknologi modern. Elemen tradisional seperti anyaman rotan dan ornamen kayu merupakan kekuatan yang harus diperkuat melalui peningkatan kualitas dan inovasi. Dia juga menekankan pentingnya memenuhi standar pasar internasional untuk memperluas jangkauan produk kriya.

Perkembangan positif terlihat dari kinerja ekspor kriya dan dekorasi rumah, yang konsisten mencapai lebih dari 1 miliar dolar AS sejak 2022, dengan proyeksi menyentuh nilai 1,26 miliar dolar AS pada 2025. Di awal 2026, nilai ekspor telah mencapai 821 juta dolar AS, mengalami pertumbuhan sebesar 6,8 persen.

Sebagai tambahan, penetrasi produk Indonesia ke pasar Asia menunjukkan hasil yang menjanjikan, terutama di Thailand dan Jepang, dengan peningkatan masing-masing sebesar 81,8 persen dan 28,5 persen. Upaya-upaya ini diharapkan dapat lebih menguatkan posisi produk kriya Indonesia di pasar global.

Exit mobile version