Site icon flamingballofwreckage

Meksiko Bergetar Setelah El Mencho Tewas, Keamanan Piala Dunia Terancam

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Gelombang kekerasan yang dipicu oleh tewasnya Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes, pemimpin gembong narkoba, menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Meksiko. Kejadian ini terjadi mengikuti operasi federal yang berujung pada kematiannya, dan kini menjadi sorotan publik.

Negara bagian Jalisco, tempat Estadio Akron yang akan menggelar beberapa pertandingan grup, menjadi fokus gangguan. Anggota Cártel de Jalisco Nueva Generación (CJNG) melakukan aksi balasan berupa “narcobloqueos” dengan cara memblokade jalan menggunakan bus dan taksi yang dibakar, yang menjangkau area dari Guadalajara hingga Puerto Vallarta. Aksi ini menyebabkan pemerintah setempat mengeluarkan protokol “red alert”, berdampak pada aktivitas warga dan sektor olahraga. Pertandingan penting seperti Clásico Nacional antara tim putri Chivas dan Club América terpaksa ditunda.

Situasi ini mengingatkan pada tragedi Agustus 2011, saat baku tembak terjadi di luar stadion Santos Laguna, memaksa pemain mencari perlindungan. Meski upaya menjaga citra negara di hadapan wisatawan menjadi prioritas, penangkapan tokoh penting narkoba menjelang turnamen besar juga kriitis dipertanyakan.

Analisis menunjukkan bahwa langkah-langkah pemerintah dalam penanganan gembong narkoba dapat memicu ketidakstabilan, seperti halnya insiden “Battle of Culiacán” pada 2019. Sementara itu, FIFA dan pemerintah Meksiko menyatakan komitmennya untuk menjaga keamanan Piala Dunia yang akan datang. Sejak November 2025, FIFA bekerja sama dengan instansi terkait untuk merancang protokol keamanan.

Walaupun tantangan keamanan meningkat, Jalisco berencana menambah kamera pengawas dan drone untuk mendukung upaya pencegahan. Namun, dengan blokade yang masih berlangsung di beberapa daerah, kemampuan pemerintah untuk memastikan keamanan bagi jutaan penggemar sepak bola di Piala Dunia mendatang menjadi semakin teruji.

Exit mobile version