Flamingballofwreckage.net – Daniil Medvedev menganggap dirinya sebagai kuda hitam dalam ajang Australia Terbuka 2026, meskipun ia menyadari bahwa performanya saat ini menyulitkannya untuk dikalahkan. Petenis asal Rusia ini datang ke Melbourne Park dengan semangat tinggi setelah berhasil meraih gelar di Brisbane International pada pekan lalu, menjadikannya sebagai trofi kedua dalam waktu tiga bulan.
Medvedev, yang kini menempati peringkat 12 dunia, mengungkapkan bahwa penampilannya di akhir musim lalu menunjukkan konsistensi yang baik. “Saya bermain sangat baik di akhir musim, di mana saya mencapai perempat final dalam enam dari tujuh turnamen terakhir,” katanya. Ia juga mengklaim bahwa ketika dalam performa terbaik, ia bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan.
Meskipun membawa catatan positif, Medvedev bersikap realistis mengenai peluangnya di Australia Terbuka tahun ini. Ia menyebutkan bahwa ia berada di luar lingkaran favorit utama yang kini ditempati oleh Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz. “Dalam jangka panjang, saya adalah underdog karena sudah cukup lama tidak melangkah jauh di Grand Slam dan berada di luar 10 besar,” ujarnya.
Perjalanan Medvedev di tahun 2025 memang penuh tantangan, di mana ia tersingkir di babak kedua Australia Terbuka, serta gugur di putaran pertama Roland Garros, Wimbledon, dan AS Terbuka. Keadaan tersebut mendorongnya untuk melakukan perubahan tim, termasuk perpisahan dengan pelatih lama, Gilles Cervara, dan bekerjasama dengan Thomas Johansson dan Rohan Goetzke.
“Situasinya tidak mudah tahun lalu, tetapi perubahan dalam tim membawa kebahagiaan,” ujar Medvedev. Keberanian dan determinasi petenis ini menjadi sorotan menjelang Australia Terbuka, menandakan harapan untuk kembali berprestasi.
![Medvedev Siap Jadi Kuda Hitam di Australia Terbuka 2026 | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/01/1768204009_9ff12db2f993614276fb.jpg)