Flamingballofwreckage.net – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan kesiapan fasilitas ramah lansia dan penyandang disabilitas di 14 bandara untuk menyambut kedatangan 200 ribu jamaah haji selama fase pemulangan yang berlangsung dari 1 Juni hingga 1 Juli 2026. Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menekankan bahwa fokus utama adalah memastikan kelancaran proses kedatangan melalui koordinasi yang baik antara seluruh stakeholders.
Proses pemulangan akan mencakup penentuan waktu penerbangan, penggunaan taxiway, alokasi parkir pesawat, serta pengantaran jamaah haji dengan bus menuju asrama haji. Alur kedatangan disesuaikan dengan karakteristik setiap bandara dan telah dibahas dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji serta maskapai penerbangan dan instansi terkait lainnya.
Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, yang merupakan bandara tersibuk, jamaah haji akan dilayani melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F, yang dirancang untuk tidak bercampur dengan penumpang pesawat reguler. Pahlevi menekankan bahwa penjemputan jamaah dapat dilakukan keluarga di asrama haji setelah kedatangan.
Selanjutnya, untuk menjamin kenyamanan, seluruh perjalanan dan fasilitas di 14 bandara telah dipastikan ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas. Staf bandara disiapkan untuk memberikan asistensi, termasuk penyediaan kursi roda bagi yang membutuhkan. Fasilitas kesehatan juga akan tersedia di bandara untuk melayani jamaah yang memerlukan perhatian medis.
Ke-14 bandara tersebut meliputi Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Juanda Surabaya, dan Sultan Hasanuddin Makassar, antara lain. Semua fasilitas siap mendukung kelancaran pemulangan jamaah haji demi memberikan pengalaman yang nyaman dan aman.
![Layanan Lansia dan Disabilitas Siap Sambut Jamaah Haji Pulang | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/06/1000313205.jpg)