Flamingballofwreckage.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menyita dana cash lebih dari Rp2 miliar dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Operasi ini dilakukan pada Selasa malam, 28 Juli, dan mengakibatkan penangkapan sejumlah pihak terkait dugaan korupsi dalam proyek pemerintah serta jual beli jabatan di Kabupaten Pemalang.
Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, total terdapat 21 orang yang ditangkap dalam operasi ini yang dilakukan di tiga lokasi: Jakarta, Pemalang, dan Purworejo. Dari jumlah tersebut, 12 orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut. Budi menjelaskan bahwa lima orang, termasuk Anom, ditangkap di Jakarta, sementara 15 orang lainnya diamankan di Pemalang. Satu orang tambahan ditangkap di Purworejo.
Budi mengungkapkan bahwa lima orang yang ditangkap di Jakarta telah menjalani pemeriksaan di KPK. Sementara itu, tujuh orang lainnya, enam dari Pemalang dan satu dari Purworejo, diperkirakan akan tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut pada siang atau sore harinya.
OTT ini berfokus pada dugaan penerimaan suap dalam pelaksanaan proyek yang ada serta praktik jual beli jabatan di Kabupaten Pemalang. KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai dengan total lebih dari Rp2 miliar sebagai hasil dari penyidikan.
Hingga saat ini, KPK masih melanjutkan pemeriksaan intensif terhadap para terduga untuk menentukan status hukum mereka sesuai dengan ketentuan yang berlaku. KPK berharap proses ini dapat mengungkap lebih lanjut praktik korupsi di lingkungan pemerintahan daerah Kabupaten Pemalang.
![KPK Amankan Rp2 Miliar dan Periksa 12 Saksi Pasca OTT Bupati | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/07/1785307751_1f6ad43bb8c029b8980d.jpg)