Site icon flamingballofwreckage

Kementan Tunda Kenaikan Harga Pakan untuk Lindungi Peternak Ayam

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama industri pakan telah menyepakati penundaan kenaikan harga pakan ayam demi melindungi peternak ayam petelur sekaligus mempercepat pemulihan harga telur di tingkat produsen. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap keluhan peternak terkait harga telur yang rendah.

Pertemuan antara koperasi peternak, industri pakan, dan berbagai pemangku kepentingan lain, termasuk Badan Pangan Nasional dan Satgas Pangan Polri, bertujuan mencari solusi untuk meningkatkan harga telur sesuai acuan. Agung mengungkapkan, industri pakan berkomitmen untuk menunda kenaikan harga pakan sambil menunggu perbaikan harga telur, yang diharapkan bisa kembali di atas biaya produksi.

Dalam pertemuan tersebut, diakui bahwa terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi biaya produksi industri pakan, termasuk kenaikan harga bahan baku impor dan nilai tukar rupiah. Meskipun demikian, produsen pakan siap menjaga stabilitas harga sebagai dukungan untuk peternak yang menyuplai sekitar 98 persen produksi telur nasional.

Saat ini, harga pakan bervariasi, mulai dari Rp7.000 hingga Rp9.000 per kilogram. Kementan mendorong kerjasama antara koperasi dan pabrik untuk menjamin harga pakan yang lebih terjangkau. Selain itu, pemerintah juga mempercepat penyaluran jagung pakan bagi peternak mikro dan kecil untuk membantu menekan biaya produksi, serta mendorong peningkatan penyerapan telur melalui program makan bergizi gratis.

Agung menegaskan bahwa upaya ini bertujuan untuk melindungi peternak ayam petelur di tengah kondisi harga telur yang masih rendah, yang saat ini belum sesuai dengan Harga Acuan Pembelian yang ditetapkan sebesar Rp26.500 per kilogram.

Exit mobile version