Site icon flamingballofwreckage

Kemenkes Sebut Kualitas Udara Pontianak Paling Berbahaya

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Kota Pontianak di Kalimantan Barat kini dinyatakan sebagai wilayah dengan pencemaran udara paling parah, dengan status berbahaya. Hal ini diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam laporan terbaru mengenai dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam update yang diterbitkan per 28 Agustus 2026, Kemenkes mencatat bahwa tujuh provinsi telah menetapkan status siaga darurat bencana terkait Karhutla. Provinsi-provinsi tersebut meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan. Pencemaran udara di wilayah-wilayah tersebut cukup signifikan, dengan 16 daerah tercatat mengalami Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang tidak sehat.

Rincian lebih lanjut menunjukkan, status ISPU terburuk berada di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan yang mencapai nilai 183, diikuti Banjarmasin, Kalimantan Selatan dengan nilai 182, serta Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat dengan nilai 171. Informasi ini menunjukkan dampak serius dari kebakaran hutan yang melanda area tersebut, mengancam kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Kemenkes juga mengingatkan pentingnya langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi dampak pencemaran udara dan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan. Upaya koordinasi dan penanganan yang efektif dibutuhkan guna meminimalisir situasi ini, mengingat dampak jangka panjang yang dapat ditimbulkan bagi kesehatan masyarakat yang terpapar.

Kondisi ini menuntut perhatian serius dari pemerintah dan semua pihak terkait agar masalah Karhutla dapat ditangani dengan maksimal demi kesehatan publik dan keberlanjutan lingkungan.

Exit mobile version