Flamingballofwreckage.net – Iran berencana untuk mengenakan biaya layanan bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz sebagai imbalan untuk jaminan keamanan maritim, menurut pernyataan Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi. Pernyataan ini disampaikan pada 4 Juni 2026, di mana Gharibabadi menegaskan bahwa Iran tidak berniat memungut tol atau biaya izin transit dari kapal-kapal komersial yang melewati jalur air strategis tersebut.
Dia menjelaskan bahwa biaya layanan ini akan digunakan untuk mendukung berbagai upaya keamanan, yang meliputi bantuan navigasi, operasi pencarian dan penyelamatan, dan upaya pembersihan lingkungan di jika terjadi insiden pencemaran. Kerjasama ini dijalin bersama Oman, yang juga berbatasan langsung dengan Selat Hormuz.
Gharibabadi menegaskan bahwa kendali atas selat ini sepenuhnya berada dalam yurisdiksi Iran dan Oman, berdasarkan hukum internasional dan hukum laut. Ia juga mengakui bahwa meskipun pengaturan yang direncanakan berupaya mematuhi hukum internasional, solusi ini mungkin tidak akan memuaskan semua negara yang terlibat.
Sementara itu, banyak kapal komersial terlihat menunggu di Teluk Oman setelah mengajukan izin transit. Hal ini menunjukkan tingginya aktivitas maritim di kawasan tersebut, yang sering kali menjadi titik strategis untuk perdagangan internasional. Penawaran Iran ini menunjukkan niat negara tersebut untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas di kawasan yang disebut-sebut sebagai salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia.
![Iran Usulkan Biaya Layanan Untuk Melintasi Selat Hormuz | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/06/iran-berupaya-pungut-biaya-layanan-bukan-tol-untuk-lintasi-selat-hormuz-iye.jpg)