Site icon flamingballofwreckage

Indonesia Targetkan Peningkatan Ekspor dan QRIS ke APEC

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan strategi Indonesia untuk meningkatkan ekspor dan memperluas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ke negara-negara anggota APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation). Pernyataan tersebut disampaikan dalam pembukaan Dewan Penasihat Bisnis APEC (ABAC) Meeting I 2026 di Jakarta, pada hari Sabtu.

Airlangga menekankan pentingnya negara-negara APEC bagi Indonesia, di mana sekitar 70 persen ekspor nasional ditujukan kepada kawasan ini. “Ekonomi APEC merupakan salah satu yang terbesar, sehingga dukungan terhadap kegiatan APEC menjadi krusial bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Airlangga.

Pada kesempatan tersebut, ia menyoroti Amerika Serikat dan China sebagai pasar strategis yang dapat meningkatkan kinerja ekspor. Komoditas utama yang diandalkan dalam ekspor meliputi logam, kelapa sawit, serta produk dari industri padat karya seperti tekstil dan alas kaki. Selain itu, produk agrikultur seperti udang juga turut menyumbang pada peningkatan ekspor.

Indonesia juga berkomitmen untuk memperluas akses pembayaran digital, termasuk QRIS, ke seluruh negara anggota APEC. Airlangga menjelaskan bahwa digitalisasi pembayaran sudah diterapkan di negara-negara seperti Korea dan Jepang, dan akan terus diperluas.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Sekretariat Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), Eduardo Pedrosa, menekankan bahwa integrasi ekonomi regional menjadi fokus utama dalam APEC 2026, dengan China sebagai tuan rumah. Ia menambahkan bahwa keterlibatan dunia usaha dalam diskusi APEC sangat penting untuk memahami pengaruh kebijakan para pemimpin terhadap dinamika bisnis.

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus meningkatkan hubungan perdagangan dengan negara-negara anggota APEC.

Exit mobile version