Flamingballofwreckage.net – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan signifikan pada Kamis sore, menghentikan pergerakan positifnya akibat dampak ketidakpastian negosiasi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. IHSG ditutup melemah 138,03 poin atau 1,89 persen ke level 7.164,09.
Penurunan ini juga dipengaruhi oleh melemahnya bursa saham di kawasan Asia, di mana investor bereaksi terhadap meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Elandry Pratama, pengamat pasar modal, mengungkapkan bahwa eskalasi konflik yang melibatkan Israel ini menyebabkan lonjakan harga minyak, memicu kekhawatiran inflasi global, serta menunda ekspektasi penurunan suku bunga.
Elandry menambahkan, pelaku pasar sedang memantau perkembangan di kawasan tersebut, terutama terkait kemungkinan gencatan senjata, serta dampak dari kebijakan The Fed terkait inflasi. Saat ini, banyak investor yang bersikap defensif, mencermati aksi jual yang terus berlanjut, terutama dari investor asing. Hal ini menciptakan rotasi signifikan dari sektor saham pertumbuhan menuju sektor defensif dan berbasis komoditas.
Di dalam negeri, nilai tukar Rupiah mulai melemah dan tingginya harga energi berpotensi meningkatkan beban fiskal, memberikan tekanan tambahan bagi pasar. IHSG dibuka menguat namun berbalik arah ke zona merah hingga akhir perdagangan.
Selama sesi perdagangan, sektor transportasi dan logistik satu-satunya yang mencatatkan penguatan, naik 2,68 persen. Sebaliknya, sektor energi mengalami penurunan paling dalam, diikuti oleh sektor industri dan barang baku. Frekuensi perdagangan tercatat mencapai 1.725.786 transaksi dengan total nilai saham yang diperdagangkan sebesar Rp32,34 triliun. Dengan 292 saham naik, 380 saham jatuh, dan 148 tidak bergerak, pasar menunjukkan volatilitas yang tinggi.
![IHSG Turun, Tertekan Bursa Asia Dampak Ketidakpastian AS-Iran | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/03/IHSG-ditutup-turun-4-57persen-ke-level-7.577-06-040326-Ada-6.jpg)