Flamingballofwreckage.net – Harga perhiasan emas muda mengalami lonjakan signifikan pada Rabu (21/1), dengan kenaikan dua kali dalam sehari, masing-masing sebesar Rp50 ribu per gram. Kenaikan ini menyebabkan penjualan perhiasan emas di Purwokerto, Jawa Tengah, menurun hingga 20 persen, sebagaimana diungkapkan oleh pengelola toko emas setempat.
Yuni, karyawan dari Toko Emas Lestari, menyatakan bahwa sejak awal tahun harga emas menunjukkan tren kenaikan yang cukup tajam. Saat akhir 2025, harga emas delapan karat atau emas muda berada di sekitar Rp900 ribu per gram, namun memasuki awal tahun ini telah melonjak menjadi sekitar Rp1 juta per gram. Pada hari yang sama, harga kembali naik drastis, mencapai Rp1,1 juta per gram.
Kondisi ini menyebabkan banyak konsumen lebih memilih untuk menjual perhiasan mereka ketika harga masih tinggi, sehingga mengurangi minat beli di toko. Yuni menambahkan, penjualan perhiasan emas biasanya bisa mencapai 16 gram per hari saat harga stabil, namun saat ini mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Sementara itu, harga emas Antam juga menunjukkan tren serupa, meningkat sebesar Rp35 ribu dari harga sebelumnya yang tercatat sekitar Rp2.737.000. Kenaikan harga yang tajam ini menyebabkan rata-rata toko perhiasan emas mengalami penurunan pembeli, yang berdampak pada pendapatan.
David, seorang pengusaha toko emas lainnya, mengonfirmasi bahwa penjualannya juga menurun akibat harga yang terus melambung. Kenaikan harga emas yang drastis, di satu sisi memberikan keuntungan bagi mereka yang menjual, tetapi di sisi lain membuat para pedagang khawatir akan berkurangnya pendapatan dari penjualan perhiasan.
![Harga Emas Melonjak, Penjualan Toko Emas Turun 20 Persen | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/01/1768983219_1e2bef9e14c29c5ee1ca.jpg)