Site icon flamingballofwreckage

Google Lyria 3: Fitur Musik AI Gemini Utamakan Privasi Pengguna

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Google Indonesia resmi meluncurkan Lyria 3, fitur pembuat musik berbasis kecerdasan buatan (AI) yang terintegrasi dengan ekosistem Gemini. Lyria 3 memanfaatkan teknologi dari Google DeepMind, memungkinkan pengguna untuk menciptakan lagu orisinal berdurasi sekitar 30 detik, lengkap dengan instrumen, vokal, dan lirik melalui perintah teks.

Acara peluncuran berlangsung di Jakarta pada Jumat (27/2/2026), di mana Manajer Komunikasi Google Indonesia, Feliciana Wienathan, menekankan pentingnya aspek keamanan dan privasi dalam pengembangan Lyria 3. Berbeda dengan platform AI lainnya, Google mengklaim bahwa produk ini dirancang dengan prinsip “Security by Default” dan “Privacy by Design”. Hal ini berarti, pengembangan fitur privasi sudah menjadi bagian fundamental sejak tahap awal desain produk.

Feliciana menjelaskan bahwa perlindungan data pengguna terpadu dalam arsitektur Lyria 3. “Kita sebisa mungkin memikirkan privasi dari awal. Ini bukan sekadar ide setelah produk jadi,” tegasnya. Pernyataan ini penting mengingat isu hak cipta dan kemungkinan penyalahgunaan identitas suara yang menjadi tantangan di industri musik AI saat ini.

Lyria 3 menawarkan berbagai fitur unik, seperti kemampuan menghasilkan trek musik selama 30 detik yang mencakup berbagai elemen musik, dan juga visual kreatif dengan ilustrasi sampul lagu otomatis. Selain itu, teknologi watermarking digital disematkan untuk menandai karya sebagai hasil kreasi AI, mencegah penyebaran misinformasi.

Dengan peluncuran Lyria 3, Google menunjukkan komitmen terhadap inovasi teknologi di Indonesia, sambil tetap menjunjung tinggi etika digital dan perlindungan konsumen. Inisiatif ini menggarisbawahi posisi Google dalam persaingan AI generatif global, sekaligus memberikan solusi terhadap kekhawatiran hak cipta yang berkembang.

Exit mobile version