Site icon flamingballofwreckage

Eksportasi Produk Perikanan Diproyeksikan Capai Rp105,5 Triliun

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaporkan bahwa nilai ekspor produk perikanan Indonesia pada tahun 2022 mencapai angka signifikan, mencapai Rp 57 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan yang mencolok dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini menandakan pemulihan sektor perikanan di tengah tantangan global yang ada.

Melihat lebih dekat pada statistik, produk udang menjadi salah satu komoditas unggulan yang menyumbang porsi terbesar dalam ekspor. KKP menyatakan bahwa peningkatan permintaan di pasar internasional, terutama di negara-negara seperti Jepang dan Amerika Serikat, memicu lonjakan nilai ekspor tersebut. Selain udang, komoditas seperti ikan tuna dan makarel juga menunjukkan angka yang menggembirakan.

Peningkatan nilai ekspor ini tidak lepas dari upaya KKP dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produk perikanan. Program pelatihan dan sertifikasi bagi para nelayan dan pengusaha perikanan menjadi langkah strategis yang diambil untuk memastikan produk yang dihasilkan sesuai standar internasional.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menekankan pentingnya keberlanjutan dalam industri perikanan. Ia berharap peningkatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir dan nelayan, serta mendorong investasi di sektor perikanan.

Kementerian juga berencana untuk terus memperluas pasar ekspor dan melibatkan lebih banyak produk lokal untuk meningkatkan ketahanan ekonomi maritim. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan sektor perikanan Indonesia dapat bersaing lebih baik di pasar internasional.

Dengan berbagai inisiatif yang telah dilaksanakan, KKP optimis bahwa tren positif ini akan berlanjut, memberikan harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi sektor perikanan di Indonesia.

Exit mobile version