Flamingballofwreckage.net – Ekonomi Vietnam mengalami pertumbuhan yang signifikan sepanjang 2025, meskipun di tengah tantangan perdagangan global dan kebijakan tarif dari Amerika Serikat. Produk domestik bruto (PDB) negara ini tercatat tumbuh sebesar 8,02% secara tahunan, yang merupakan tingkat pertumbuhan tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Kinerja ini didorong oleh sektor manufaktur yang kuat, serta peningkatan investasi dan perdagangan.
Menurut data dari Kantor Statistik Nasional Vietnam, pertumbuhan PDB pada kuartal terakhir 2025 mencapai 8,46% secara tahunan. Capaian ini melampaui seluruh perkiraan dalam survei Bloomberg yang memprediksi median pertumbuhan sebesar 7,7%. Ini merupakan pertumbuhan tercepat untuk kuartal keempat sejak 2011. Kepala Ekonom Ho Chi Minh City Securities, Pham Vu Thang Long, mengungkapkan bahwa meskipun angka ini tidak mencapai target pemerintah, hasilnya sangat menggembirakan karena didukung oleh ekspor yang kuat dan peningkatan investasi publik.
Pemerintah Vietnam sebelumnya menargetkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 8,3% hingga 8,5% untuk tahun 2025. Meskipun sedikit di bawah target, Vietnam tetap menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Langkah-langkah seperti penyaluran kredit yang agresif dan kebijakan fiskal yang mendukung, serta nilai tukar dong yang lemah, berkontribusi pada pencapaian ini.
Selain itu, sektor perdagangan luar negeri Vietnam menunjukkan performa yang menonjol. Negara ini mencatat surplus perdagangan dengan Amerika Serikat sebesar 133,9 miliar dolar AS pada 2025, meningkat 28% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menjadikan Vietnam sebagai negara dengan defisit perdagangan terbesar ketiga bagi AS, setelah China dan Meksiko, sejalan dengan pergeseran rantai pasok global ke Asia Tenggara.
![Ekonomi Vietnam Melonjak 8% pada 2025, Dampak Tarif Trump Minim | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/01/top-ekonomi-vietnam-meroket-8-di-2025-tarif-trump-nggak-ngefek-tkg.jpeg)