Site icon flamingballofwreckage

Ekonom: Investasi Riil dan Likuiditas Pasar Dukung Pertumbuhan

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Sinergi antara investasi fisik di sektor riil dan likuiditas di pasar modal dinilai sebagai kunci pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Raden Pardede, ekonom senior Indonesia sekaligus anggota Tim Asistensi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dalam acara di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa.

Raden menjelaskan bahwa pertumbuhan sektor riil yang pesat mampu memperkuat kinerja emiten di Bursa Efek Indonesia, sehingga memberikan return terbaik bagi investor. Dia juga mengemukakan bahwa potensi permintaan pasar modal Indonesia saat ini didorong oleh demografi yang kuat, khususnya generasi-Z yang berjumlah 75 juta jiwa dan terampil dalam teknologi digital.

Menurut data dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), lebih dari 54 persen investor di pasar modal berusia di bawah 30 tahun, didukung oleh lebih dari 213 juta pengguna internet aktif. Dalam kesempatan tersebut, Raden mengapresiasi dua emiten yang baru saja melakukan Initial Public Offering (IPO), yaitu PT Niramas Utama Tbk (JELI) di sektor makanan dan minuman, serta PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) di sektor kesehatan.

Raden menekankan, meskipun terdapat dinamika global yang penuh ketidakpastian, langkah IPO tersebut menunjukkan ketangguhan sektor riil Indonesia. Ia menyebutkan bahwa Penanaman Modal Asing (PMA) di sektor makanan telah mencapai Rp10,48 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) juga menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Untuk itu, Raden mengingatkan pentingnya menjaga daya beli masyarakat dan iklim investasi guna mengatasi tantangan global saat ini. Ia meyakinkan bahwa pemerintah, bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akan terus memperkuat transparansi dan tata kelola untuk menjaga kepercayaan investor. Raden mengajak seluruh pelaku pasar modal untuk mendukung hilirisasi dan memperkuat pendanaan bagi sektor strategis demi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Exit mobile version