Site icon flamingballofwreckage

DEN Diskusikan Pengaruh Konflik AS-Iran pada Energi Nasional

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Dewan Energi Nasional (DEN) akan mengadakan rapat di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membahas dampak konflik antara Amerika Serikat dan Iran terhadap pasokan energi Indonesia. Rapat yang dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa ini, akan dipimpin oleh Ketua Harian DEN sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, dan dihadiri oleh perwakilan delapan menteri pemerintah serta delapan pemangku kepentingan non-pemerintah.

Anggota DEN, Satya Widya Yudha, menyampaikan bahwa pertemuan ini penting karena konflik di Timur Tengah berpotensi menimbulkan berbagai risiko bagi Indonesia yang merupakan negara pengimpor energi. Risiko yang dihadapi antara lain adalah gangguan suplai minyak dan gas, kenaikan harga minyak dunia, serta fluktuasi nilai tukar yang dapat berdampak pada biaya impor energi.

Menanggapi potensi krisis pasokan energi yang mungkin timbul, Satya menjelaskan bahwa mekanisme penetapan dan penanganan krisis energi telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 41 Tahun 2016. Dokumentasi tersebut menjabarkan tahapan penetapan kondisi darurat, yang menjadi acuan DEN dalam merumuskan langkah antisipasi.

Sejak awal bulan Maret, harga minyak dunia telah meningkat 9-10% akibat ketegangan regional, dengan minyak mentah Brent untuk pertama kalinya menembus angka 80 dolar AS per barel. Menyikapi kondisi ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengingatkan bahwa harga bahan bakar minyak domestik mungkin mengalami lonjakan, meski suplai dari AS dan kapasitas produksi negara-negara OPEC dapat meredakan tekanan.

Pemerintah pun telah menyiapkan langkah proaktif, termasuk nota kesepahaman yang memungkinkan Indonesia mendapatkan pasokan minyak dari sumber di luar kawasan konflik.

Exit mobile version