Flamingballofwreckage.net – Megabintang tinju asal Meksiko, Saul ‘Canelo’ Alvarez, mengumumkan rencananya untuk kembali bertanding pada tanggal 31 Oktober 2026 di Riyadh, Arab Saudi. Dalam pertandingan ini, Canelo akan menghadapi Christian Mbilli, petinju yang menjadi juara dunia kelas super menengah pasca pensiumnya Terence Crawford. Dengan pertarungan ini, Canelo berharap dapat mengukir kembali langkah positif setelah mengalami kekalahan mutlak dari Crawford pada September 2025.
Penundaan awal pertarungan yang dijadwalkan pada 12 September disebabkan oleh urusan pribadi yang harus diselesaikan Canelo. Petinju berusia 36 tahun ini menyatakan komitmennya terhadap disiplin latihan sebagai faktor utama dalam penundaan tersebut. “Saya tidak siap untuk masuk ke pemusatan latihan, dan urusan keluarga harus diprioritaskan,” ungkapnya.
Kekalahan dari Crawford menjadi momen buruk bagi Canelo, yang sebelumnya tidak mengalami kekalahan sejak Mei 2022. Walaupun sempat berambisi untuk melakukan rematch dengan Crawford, peluang tersebut tertutup setelah Crawford mengumumkan pensiun dari tinju pada Desember 2025. Canelo juga mengalami penundaan karier akibat operasi siku yang dijalaninya untuk memulihkan cedera lama.
Sementara itu, Christian Mbilli yang berasal dari Montreal, Kanada, datang ke pertarungan ini dengan catatan tak terkalahkan. Ia meraih gelar juara dunia penuh WBC pada Januari 2026, setelah sebelumnya selalu mempertahankan sabuk interimmya. Mbilli dapat menjadi tantangan serius bagi Canelo, terlebih setelah mendapatkan hasil imbang dalam pertandingan terakhirnya melawan Lester Martinez.
Dengan preparasi yang matang, Canelo berharap bisa memberikan performa terbaiknya saat bertarung di Riyadh. Pertarungan ini diharapkan akan menjadi momentum kebangkitan bagi karier tinju Canelo.
![Canelo Alvarez Siap Kembali Bertanding Lawan Mbilli di Riyadh | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/07/1784789200_1e2e441ad0884756b5f1.png)