Flamingballofwreckage.net – Militer Amerika Serikat (AS) telah mengonfirmasi identitas delapan awak yang tewas dalam kecelakaan pesawat pengebom nuklir B-52 di Pangkalan Udara Edwards, California, pada hari Senin. Para korban terdiri dari empat penerbang aktif, seorang personel cadangan, dan tiga warga sipil.
Menurut keterangan dari pihak militer, penyebab dari kecelakaan tragis ini masih dalam penyelidikan dan belum ada kepastian kapan hasilnya akan diumumkan. Para pejabat memperkirakan bahwa proses investigasi ini bisa memakan waktu hingga enam bulan. Meskipun demikian, operasi di bagian lain pangkalan sudah dilanjutkan, meski lapangan terbang tempat jatuhnya pesawat masih ditutup.
Delapan korban tersebut antara lain Kolonel Gregory Watson (53), Letnan Kolonel (Purn) Miles Middleton (50), Letnan Kolonel Gabriel Estrella (40), dan beberapa mayor serta warga sipil lain. Kolonel Thomas Tauer, komandan Sayap Uji ke-412, menyatakan bahwa mereka adalah para profesional yang berdedikasi dan anggota keluarga yang dicintai. Tidak hanya berpengaruh pada keluarganya, kehilangan ini juga dirasakan oleh kolega mereka di Boeing, tempat beberapa dari mereka bekerja.
Salah satu korban, Christopher Rischar, adalah seorang insinyur uji penerbangan yang telah bekerja di Pangkalan Edwards selama 10 tahun. Istrinya mengungkapkan bahwa mendiang sangat menyukai dunia penerbangan dan sering membawa anak-anaknya mengunjungi museum pesawat. Sementara itu, kepergian para korban ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kolega mereka, yang mengenang dedikasi dan kontribusi mereka baik di dunia militer maupun sipil.
![AS Umumkan Identitas 8 Korban Kecelakaan Bomber Nuklir B-52 | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/06/as-identifikasi-8-awak-tewas-dalam-jatuhnya-bomber-nuklir-b52-ini-daftarnya-uch.jpg)