Flamingballofwreckage.net – Militer Iran mengeluarkan ancaman tegas terkait keamanan pelabuhan-pelabuhannya, menyatakan bahwa jika fasilitas maritim mereka diserang, tidak ada pelabuhan di Teluk Persia maupun Laut Oman yang akan aman. Pernyataan ini disampaikan oleh Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, pada hari Senin.
Dalam pernyataannya, Zolfaqari menegaskan bahwa ancaman terhadap pelabuhan Iran dapat menimbulkan respons regional yang lebih luas. Ia menyebutkan bahwa menjaga keamanan di perairan strategis ini adalah tanggung jawab bersama yang harus diterima semua pihak. “Jika fasilitas kami diserang, maka keselamatan pelabuhan di kawasan ini juga terancam,” katanya, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas di wilayah tersebut.
Zolfaqari menambahkan bahwa Angkatan Bersenjata Iran memiliki kewajiban untuk melindungi hak-hak nasional dan menjalankan kedaulatan di perairan territorial negara. Ia mengingatkan bahwa perlindungan terhadap maritim Iran akan dilakukan secara ketat, termasuk larangan terhadap kapal-kapal yang terkait dengan musuh untuk melintasi Selat Hormuz, yang merupakan jalur pelayaran vital di kawasan tersebut.
Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang meningkat di Timur Tengah dan menunjukkan niat Iran untuk mempertahankan kontrol serta kedaulatan atas wilayah maritimnya. Hal ini juga menjadi sinyal bahwa Iran bersiap untuk merespons setiap ancaman yang mungkin terjadi terhadap infrastruktur kritis mereka, menciptakan suasana yang semakin tegang di kawasan yang sudah dalam kondisi rawan konflik.
![Ancaman Serangan di Pelabuhan: Keamanan Kita Terancam | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/04/militer-iran-tidak-ada-keamanan-bagi-siapa-saja-jika-pelabuhan-kita-diserang-leh.jpg)